Archive for the 'Art & Culture' Category

Ambabar Batik

Nampak mencolok dalam foto, seorang penari yang bertubuh bongsor mengenakan kebaya hijau ngejreng. Dia adalah Jacinda Bernadette Layleen Fifita, peserta yang berasal dari Tonga. Untuk diketahui saja, Kerajaan Tonga adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan, sekitar sepertiga perjalanan antara Selandia Baru dan Hawaii. Tonga terletak di sebelah selatan Samoa dan timur Fiji.

Pagelaran Seni Budaya dalam rangka penutupan program Indonesia Channel 2008, berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2008 di Taman Budaya Yogyakarta. Acara yang melibatkan 50 seniman muda dari 29 negara ini menampilkan berbagai macam seni pertunjukan tradisional. Salah satunya adalah Sendratari Ambabar Batik yang merupakan hasil ngangsu kawruh para peserta di Sanggar Soerya Soemirat, Solo.  Sendratari Ambabar Batik adalah gubahan tari kontemporer yang menceritakan proses pembuatan motif dan batik Jawa, yang dibawakan secara lemah gemulai dan kemayu oleh para penari. 

Dalam tarian ini ditunjukkan macam-macam motif batik jawa yang akrab dikenal masyarakat kebanyakan. Diantaranya Sidomukti, Truntum, Kawung, Semen, Udan Liris, Parang Rusak, Parang Kusumo dan Parang Klithik.

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan. Itulah mengapa tarian Ambabar Batik ini semua penarinya adalah perempuan.

Tarian ini mengandung makna bahwa bagaimanapun batik sudah dikenal sebagai salah satu identitas Bangsa Indonesia, tetapi kebanggan memakai batik dirasa masih sangat kurang, saat negara lain meng-klaim batik sebagai salah satu identitas mereka barulah kita merasa kecolongan. Jangan sampai anakcucu kita nanti jika ingin belajar membatik harus ke luar negeri.



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.